Friday, November 12, 2010

PKS Maklumi Tifatul Salami Michelle Obama

inilah.com
Headline
Oleh: Santi Andriani
Nasional - Kamis, 11 November 2010 | 04:30 WIB

INILAH.COM, Jakarta- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memaklumi sentuhan tangan antara Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring dengan ibu negara Amerika Serikat, Michelle Obama. PKS mahfum kejadian itu bisa saja terjadi kapan pun dan tidak bisa ditolak.

"Karena itu hal yang situasional saja. Nanti kalau tidak salaman menimbulkan masalah, eh salaman juga ternyata bermasalah. Hal itu bisa saja terjadi, tidak hanya di acara kemarin," ujar Ketua DPP PKS, Mahfudz Siddiq ketika dihubungi INILAH.COM, Rabu (10/11/2010) malam.

Sebelumnya, saat perkenalan Obama dengan jajaran anggota Kabinet INdonesia Bersatu II di Istana Merdeka, Selasa (9/11/2010), Tifatul menjabat tangan Michelle Obama dengan dua tangan. Peristiwa itu menjadi sorotan karena Tifatul terbiasa tidak bersalaman dengan perempuan yang bukan muhrim.

Namun Tifatul tidak mau disalahkan, dalam account twitternya, dia malah terkesan menyalahkan Michelle.

"Saya mencoba untuk mencegah (disentuh), tapi Mrs Michelle tangannya terlalu jauh ke arahku (jadi) kita bersentuhan," ujarnya kepada puluhan ribu pengikutnya di Twitter.

Mahfudz menyamakan dengan misalnya ketika Menkominfo melakukan kunjungan kerja ke daerah-daerah lalu banyak warga masyarakat yang ingin berjabat tangan sebagai tanda penghormatan. Menurut Mahfudz, hal itu tidak bisa ditolak.

Karenanya, lanjut Mahfudz, terhadap tindakan mantan Presiden PKS itu, partai tidak akan mengambil sikap atau langkah-langkah tegas lainnya. Partai, menurut Mahfudz, menganggap peristiwa itu tidak terlalu penting dan menjamin tidak akan berpengaruh kepada citra PKS sebagai partai politik yang berdasar agama.

"Itu bukan soal besar, partai tidak akan mengambil langkah apa-apa. Tidak perlu ditanggapi serius," ujarnya santai. [mah]

1 comment:

Anonymous said...

LAA ILAHA ILLALLAHA WAHDAHU LAA SYARIIKALAHU, LAHUL MULKU, WALAHUL HAMDU, WA HUWA 'ALA KULLI SYAI'IN QODIRO

Duhai Raja kami, yang kekuasaan Engkau meliputi Langit dan Bumi. Segala pujian, kemahsyuran dan kebaikan melekat pada Zat-MU.

Jadikan ustadz-ustadz kami, menjadi mujahid tangguh, yang berjuang mensejahterakan bumi-MU, di lembaga eksekutif dan legislatif. Jadikan hati mereka teguh, tak takut celaan, para pencela. Yang saat ini sangat menguasai media massa.

Duhai Raja kami, Tuhan yang sangat Berkuasa atas segala sesuatu.

Jangan jadikan ustadz-ustadz kami, Pecinta kemahsyuran & Pengejar Jabatan. Yang nabi-MU SAW, pernah mengatakan bahwa : Jabatan akan mencelakakan para pengejarnya.

Duhai Raja kami, ampunilah kami semua. Maafkanlah kami. Engkaulah Maha Pemberi Ampunan.