Friday, November 12, 2010

Banyak Relawan Rogoh Kocek Sendiri

Merapi Meletus
Laporan wartawan KOMPAS.com Caroline Damanik
Rabu, 10 November 2010 | 10:20 WIb


JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Siddiq mengatakan, banyak relawan yang membantu para pengungsi di Gunung Merapi bekerja dengan kocek sendiri.

"Aksi-aksi tanggap darurat yang menjadi wewenang dan tanggung jawab BNPB, sangat terbantu oleh kiprah TNI, Basarnas, PMI dan organisasi-organisasi relawan. Sementara mereka bekerja secara swadana," kata Mahfudz kepada wartawan, Rabu (10/11/2010).

Mahfudz bersama tim Komisi I DPR memantau lapangan selama tiga hari di kawasan Magelang, Muntilan, Sleman, Yogyakarta, Klaten, dan Boyolali.

2 comments:

Anonymous said...

MAHFUDZ SIDDIK : MENG-AGENDAKAN PERSIAPAN PROSES FIT & PROPER TEST BAGI CALON PANGLIMA TNI.
What's your opinion Bro & Sis ?

Ass.
Dear ustadz...

Fit & Proper Test DPR RI, bertujuan menguji kelayakan & kepatutan seorang calon untuk diamanahi sebuah jabatan. Sehingga rakyak merasa tentram, calon pemangku jabatan benar-benar orang pilihan.
Tapi, itu kan teori...!

Faktanya, bagi calon pemangku jabatan, fit & proper test, adalah :

Sejumlah dana yang harus disiapkan untuk "menyangoni" anggota komisi DPR RI

Sejumlah komitmen politik yang harus disuguhkan kepada Partai Politik.

-------

Sebagai partai yang mengusung misi da'wah, manfaat apa yang harus diperoleh PKS dari calon Panglima TNI, minus "minta du'it" ?

Setidaknya, PKS minta komitmen calon Panglima TNI untuk mendapat akses kerjasama dengan Bintal, dalam kerangka membangun da'wah di kalangan TNI.

Dengan menawarkan konsep kulikulum & pelatihan da'wah, untuk tujuan membangun karakter akhlaq prajurit TNI yang beriman.

Karena kita mendambakan Prajurit TNI yang santun namun tegas-berani, beriman tapi cakap menggunakan senjata, bersedia menukar nyawanya dengan surga Allah, demi membela keutuhan NKRI.

Sesungguhnya: Da'wah, adalah kepentingan (politik) yang harus dikedepankan PKS.
Begitulah harapan konstituen.

Anonymous said...

ALHAMDULILLAH ALLAH MEMBERIKAN WASILAH MUSIBAH

Bukan maksud tak empati dengan anak bangsa yang dicobai Allah SWT dengan musibah.

Tapi, Alhamdulillah...
kita diberi Allah SWT, wasilah untuk kembali berkeringat, merogoh kocek dalam-dalam, melakukan jaulah...
membantu saudara-saudara yang tertimpa musibah alam : Bandang Wasior, Tsunami Mentawai dan Letusan Merapi.

Setelah sekian lama, lelah dan penat menatap :

Lemahnya keteladanan hidup sederhana para ustadz yang sedang menjabat di Legislatif & eksekutif diseluruh pelosok negeri.

Lemahnya imunitas semangat da'wah, akibat tersebarnya iri hati dan rasa dengki, yang terjangkit virus materialisme diantara para kader da'wah.

Semoga, musibah alam ini, menjadi penyegar jiwa, penguat ruh, yang mendorong amal da'wah...

Amin